Rabu, 20 April 2016

HARI KARTINI JADIKAN CERMIN BAGI BANGSA INDONESIA




Hari  ini tanggal 21 April 2016 , Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Marilah kita menengok sebentar tentang peringatan hari Pahlawan. Sesuai judul di atas yaitu “HARI KARTINI SEMOGA MENJADI CERMIN BAGI BANGSA INDONESIA”. Sahabat blogger yang saya cintai, saat kita dulu belum merdeka tentu kita akan berupaya untuk meraih kemerdekaan. Untuk meraih kemerdekaan diperlukan pengorbanan baik harta benda bahkan nyawa sekalipun. Saat kita masih hidup di masa penjajahan tentunya harapan dan cita cita kita adalah menjadi Negara yang merdeka. Negara yang bisa menetukan sendiri arah pembanguanan kita. Ibaratnya saat kita belum punya rumah sendiri, tentunya kita mempunyai cita-cita ingin membangun rumah. Setelah mempunyai rumah kita harus menata rumah kita, mengisi perabotan rumah dan yang penting adalah memelihara rumah kita biar awet dan layak huni.
Kembali tentang kemerdekaan, yang tentunya setelah merdeka kita dituntut untuk mengisi kemerdekaan. Karena tanpa mengisi kemerdekaan tersebut kemerdekaan suatu Negara akan menjadi sia-sia. Menjadi Negara yang merdeka saat penjajahan adalah pekerjaan yang sulit . Tapi lebih sulit lagi saat kita memelihara dan mengisi kemerdekaan.
Peringatan Hari Kartini yang nota bene adalah Pahlawan perempuan. Di mana beliau adalah Pahlawan Emansipasi wanita. Dari perjuangan Ibu Kita Kartini Emansipasi ( persamaan hak ) antara kaum laki-laki dan perempuan akhirnya bisa disamakan.
Saya tidak akan bercerita tentang  sejarah tentang Ibu Kita Kartini untuk sejarah singkatnya bisa dibaca di sini http://www.szaktudas.com/hari-kartini-21-april-inilah-sejarah-singkat-perjuangan-r-a-kartini-82169.html
Namun saya hanya mengulang perjuangannya yang sangat bermanfaat dan perlu dicontoh terutama kaum perempuan Indonesia. Kadang kita melihat permasalahan di dunia ini hanya sekilas saat mata kita melihat , kuping kita mendengar. Padahal dibalik itu semua masih tersembunyi banyak fakta yang tidak kita ketahui. Dengan kembali mengenang, memperingati jasa-jasa para Pahlawan dan membaca sejarah kehidupannya kita akan tahu betapa mulianya para Pahlawan yang berjuang tanpa pamrih. Perjuangan beliau kadang tidak hanya sebatas harta benda bahkan nyawa sekalipun. Perjuanganya tidak mendapatkan keuntungan bagi pribadinya, bahkan justru mereka harus mengambil hak miliknya untuk kepentingan Negara. ( coba bandingkan para pejuang zaman dahulu dengan para pejabat kita sekarang. Saya tidak pukul rata semua pejabat seakarang yang hanya mementingkan diri pribadi, namun prosentasenya hanya beberapa gelintir pejabat saja yang berani meniru perjuangan para Pahlawan kita saat itu).
Oleh Karen itu peringatan Hari Kartini semoga menjadi suri tauladan, menjadi contoh menjadi cermin bagi kita untuk berjuang demi bangsa Indonesia untuk mengisi kemerdekaan. Karena kita hanya bisa mengisi kemerdekaan dengan perjuangan-perjuangan yang mementingkan rakyat kecil dan bukanlah mementingkan diri pribadi.
Mohon maaf saya tidak bermaksud menggurui, tetapi Cuma ikut urun rembug mengingatkan kembali kepada kita semua. Bangsa Indonesia akan menjadi besar bukan orang lain yang menjadikannya besar. Bukan bangsa lain yang menjadikannya besar. Bangsa Indonesia akan menjadi besar karena kita sendiri  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar