Hari
ini tanggal 21 April 2016 , Bangsa
Indonesia memperingati Hari Kartini. Marilah kita menengok sebentar tentang
peringatan hari Pahlawan. Sesuai judul di atas yaitu “HARI KARTINI SEMOGA
MENJADI CERMIN BAGI BANGSA INDONESIA”. Sahabat blogger yang saya cintai, saat
kita dulu belum merdeka tentu kita akan berupaya untuk meraih kemerdekaan. Untuk
meraih kemerdekaan diperlukan pengorbanan baik harta benda bahkan nyawa
sekalipun. Saat kita masih hidup di masa penjajahan tentunya harapan dan cita
cita kita adalah menjadi Negara yang merdeka. Negara yang bisa menetukan
sendiri arah pembanguanan kita. Ibaratnya saat kita belum punya rumah sendiri,
tentunya kita mempunyai cita-cita ingin membangun rumah. Setelah mempunyai
rumah kita harus menata rumah kita, mengisi perabotan rumah dan yang penting
adalah memelihara rumah kita biar awet dan layak huni.
Kembali tentang
kemerdekaan, yang tentunya setelah merdeka kita dituntut untuk mengisi
kemerdekaan. Karena tanpa mengisi kemerdekaan tersebut kemerdekaan suatu Negara
akan menjadi sia-sia. Menjadi Negara yang merdeka saat penjajahan adalah
pekerjaan yang sulit . Tapi lebih sulit lagi saat kita memelihara dan mengisi
kemerdekaan.
Peringatan Hari
Kartini yang nota bene adalah Pahlawan perempuan. Di mana beliau adalah
Pahlawan Emansipasi wanita. Dari perjuangan Ibu Kita Kartini Emansipasi ( persamaan
hak ) antara kaum laki-laki dan perempuan akhirnya bisa disamakan.
Saya tidak
akan bercerita tentang sejarah tentang
Ibu Kita Kartini untuk sejarah singkatnya bisa dibaca di sini http://www.szaktudas.com/hari-kartini-21-april-inilah-sejarah-singkat-perjuangan-r-a-kartini-82169.html
Namun saya
hanya mengulang perjuangannya yang sangat bermanfaat dan perlu dicontoh
terutama kaum perempuan Indonesia. Kadang kita melihat permasalahan di dunia
ini hanya sekilas saat mata kita melihat , kuping kita mendengar. Padahal
dibalik itu semua masih tersembunyi banyak fakta yang tidak kita ketahui. Dengan
kembali mengenang, memperingati jasa-jasa para Pahlawan dan membaca sejarah
kehidupannya kita akan tahu betapa mulianya para Pahlawan yang berjuang tanpa
pamrih. Perjuangan beliau kadang tidak hanya sebatas harta benda bahkan nyawa
sekalipun. Perjuanganya tidak mendapatkan keuntungan bagi pribadinya, bahkan
justru mereka harus mengambil hak miliknya untuk kepentingan Negara. ( coba
bandingkan para pejuang zaman dahulu dengan para pejabat kita sekarang. Saya tidak
pukul rata semua pejabat seakarang yang hanya mementingkan diri pribadi, namun
prosentasenya hanya beberapa gelintir pejabat saja yang berani meniru
perjuangan para Pahlawan kita saat itu).
Oleh Karen itu
peringatan Hari Kartini semoga menjadi suri tauladan, menjadi contoh menjadi
cermin bagi kita untuk berjuang demi bangsa Indonesia untuk mengisi
kemerdekaan. Karena kita hanya bisa mengisi kemerdekaan dengan
perjuangan-perjuangan yang mementingkan rakyat kecil dan bukanlah mementingkan
diri pribadi.
Mohon maaf
saya tidak bermaksud menggurui, tetapi Cuma ikut urun rembug mengingatkan
kembali kepada kita semua. Bangsa Indonesia
akan menjadi besar bukan orang lain yang menjadikannya besar. Bukan bangsa lain
yang menjadikannya besar. Bangsa Indonesia akan menjadi besar karena kita
sendiri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar